Hal yang Penting untuk Kamu Lakukan Setelah Resmi Menjadi Mahasiswa BK UNY

Sumber : www.wardtog.com

Sumber : www.wardtog.com

Mahasiswa baru identik dengan rasa ingin tahu dan rasa penasaran yang cukup tinggi. Oleh karena itu, kalian yang baru saja diterima menjadi mahasiswa khususnya mahasiswa BK, beberapa hal dibawah ini penting untuk kalian lakukan untuk menambah wawasan kalian tentang kemahasiswaan.

Yang pertama, cari teman, kenalan, dan relasi sebanyak mungkin. Setelah menjadi mahasiswa, lingkungan kalian akan sangat berbeda dengan lingkungan SMA. Ketika di SMA, teman-teman kalian mungkin masih berasal dari satu daerah yang sama, (mungkin ini tidak berlaku bagi yang berasal dari sekolah internasional atau semacamnya). Tapi, di lingkungan baru kalian saat ini, kalian akan bertemu dengan banyak sekali orang dengan latar belakang yang berbeda. Hal ini bisa kalian manfaatkan untuk belajar memahami orang dengan berbagai macam tipe orang yang berbeda.

Tentunya, ketika menjadi seorang konselor nanti, kita tidak bisa memilih konseli dengan latar belakang tertentu saja yang harus kita bantu. Tapi semua konseli dengan latar belakang apapun, bahkan dengan latar belakang yang berbeda dengan kita. Oleh karena itu, penting memulai sejak awal menjadi mahasiswa untuk menumbuhkan sikap toleransi dengan orang lain yang memiliki latar belakang yang berbeda.

Kedua, masih terkait dengan mencari relasi sebanyak mungkin, hal tersebut bisa dengan salah satu cara berikut, yaitu, ikuti kegiatan selain perkuliahan, seperti organisasi mahasiswa (internal), UKM, atau organisasi eksternal kampus lainnya. Manfaat yang didapat ketika kalian mengikuti sebuah organisasi tidak hanya mendapat banyak teman atau relasi. Tetapi juga tempat kita belajar untuk memanajemen waktu yang kita miliki, belajar bekerjasama, dan yang tak boleh ketinggalan yaitu belajar menyusun dan melaksanakan program kerja dari organisasi itu sendiri.

Ketika menjadi guru BK di sekolah nanti, kita juga akan menyusun sebuah program, baik program mingguan, bulanan maupun tahunan. Disitu, kerjasama antar-guru BK dibutuhkan, kreativitas dalam menyusun kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan dalam program-program tersebut juga dibutuhkan. Sehingga, esensi yang ingin kita berikan kepada siswa dapat tersampaikan dengan baik melalui kegiatan yang menyenangkan bagi siswa. Oleh karena itu, dengan mengikuti kegiatan-kegiatan kemahasiswaan bermanfaat sebagai ajang latihan calon guru BK di sekolah.

Yang ketiga, menyusun Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), mengikuti perlombaan seperti essay tentang ke-BK-an, atau yang lainnya. Penting untuk sesekali mencari pengalaman seperti ini. Pengalaman dalam menyusun karya, mengajukan PKM atau mengirimkan karya tulis ke sebuah perlombaan, menunggu hasil, mendapatkan hasil berupa PKM lolos didanai maupun tidak, karya tulis keluar sebagai juara maupun tidak, semua hal tersebut dapat dirasakan dan diambil hikmahnya ketika kita mau mencoba dan berusaha.

Dengan mencoba melakukan hal-hal tersebut, wawasan kita menjadi luas. Dan apabila wawasan kita luas, ketika nanti kita menjadi guru BK dan ada siswa yang meminta saran terkait lomba yang sesuai dengan minat dan bakatnya, kita dapat menyarankan dan berbagi pengalaman yang pernah kita rasakan. Tentunya akan berbeda menyemangati siswa yang akan berlomba, ketika kita dulu pernah ada di posisi mereka atau belum.

Bagaimana? Hal-hal diatas apabila kita lakukan, manfaat yang kita peroleh tidak hanya ketika masih menjadi mahasiswa bukan? Bahkan bisa kita rasakan manfaatnya ketika kelak kita menjadi guru BK atau konselor. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman-teman mahasiswa baru yang masih penasaran dan selalu ingin tahu. (Indita/PMWI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>